Wednesday, September 16, 2009

Paradigma Sehat

Beberapa orang tahu bahwa sehat adalah suatu keadaan stabil baik dari segi fisik, mental, sosial-ekonomi, dan tentunya produktif. Namun tidak sedikit orang yang hanya tahu sehat itu adalah kondisi ketika tidak sakit, ini yang salah beberapa masyarakat Indonesia lebih memilih mencari sehat jika sakit sedangkan ketika sehat mereka tidak menjaganya. Poin terpenting dari menjaga kesehatan bukanlah ketika kita sakit kemudian berobat dan minum obat lalu sembuh namun ketika kita bisa hidup sehat, menjaga lingkungan, pola makan, dan mengatur aktifitas kita.

Kesehatan sebenarnya bukan dilihat saat kita dapat sembuh dari penyakit namun diliha dari saat kita dapat mempertahankan kondisi stabil kita. Kurang lebih ada 15% penduduk Indonesia yang sakit dan 85% lainnya dalam keadaan yang sehat namun pemerintah lebih memperhatikan ke-15% orang sakit ini. Sementara tidak ada pelayanan bagi 85% masyarakat Indonesia yang sehat. Pemerintah lebih memntingkan rumah sakit dibandingkan pusat kesehatan masyarakat yang merata bagi pelayanan dan penyuluhan kesehatan masyarakat.

Selain dari pemerintah, banyak masyarakat yang lebih senang untuk mengunjungi rumah sakit dibanding merawat diri di rumah, mendengarkan penyuluhan, dan memeriksakan diri secara rutin di puskesmas. Padahal jika dipikir untuk memasuki rumah sakit dan menikmati segala pelayanannya kita butuh biaya yang besar bahkan tidak sedikit ada unsur driskiminasi, sementara jika kita merwat diri dengan pola sehat yang teratur maka konsekuensi untuk mengeluarkan biaya mahal akan di mininalisir. Banyak yang beranggapan sehat adalah sembuh dari penyakit jadi jika sakit berobat ke dokter, minum obat, dan sembuh, dan setelah itu tidak ada hal lain yang menunjang kesehatan individu tersebut termasuk pencegahan agar tidak kembali terkena penyakit yang sama.

Cara pandang ini lah yang seharusnya dirubah, dari pada kita membuang-buang biaya yang besar untuk kesehatan di rumah sakit bukankah lebih baik jika kita mencegahnya di rumah masing-masing. Memeriksakan diri ke puskesmas terdekat dan yang pasti ikut menjadi kader kesehatan di lingkungan rumah.

Namun hal ini tidak serta merta terjadi begitu saja, jika tidak ada promosi kesehatan dari pemerintah dan hal ini tentu menjadi hal yang mustahil. Walau sering kita dengar mencegah lebih baik dari mengobati jika kurang promosi maka masyarakat juga tidak akan mengerti bagaimana pencegahan yang baik. Kita tidak akan pernah berjalan jika tidak diajarkan berjalan oleh orang tua kita, begitulah masyarakat tidak akan pernah mengerti pola hidup bersih dan sehat jika tidak pernah ada yang menginformasikannya. Maka alangkah lebih baik jika pemerintah memberdayakan puskesmas dan petugas kesehatan di beberapa wilayah yang kurang terjangkau, bukan malah membangun rumah sakit dan membuat wacana puskesmas 24 jam. Semua akan sia-sia jika aksesnya juga tidak ada contoh jika jauh dari pemukiman warga maka warga akan malas untuk datang secara rutin.

Hal yang paling penting adalah mengubah paradigma sehat itu sendiri. Bukan sembuh dari sakit namun mencegah penyakit dengan pola hidup yang benar. Dengan begitu masyarakat yang sehat akan dipertahankan dan akan bertambah seiring sembuhnya masyarakat yang sakit. Selamat Mencegah dan menikmati Promosi kesehatan yang seharusnya lebih baik dan lebih banyak dari saat ini.

8 comments:

  1. setuju. emang yang juga harus diperhatikan tuh orang sehat juga, dicegah biar ga sakit. hehehe.

    ReplyDelete
  2. yup.. sebaiknya emang gitu.. harus lebih mencegah daripada mengobati.. trus aku juga setuju tentang pembangunan Puskesmas.. di tempatku malah banyak yg nggak ngerti tuh di mana Puskesmasnya.. hmm.. kayak'e perlu ada publikasi lagi nih..

    btw, nice article choey.. thank kyuuu..

    ReplyDelete
  3. ya benar sob mencegah daripada mengobati
    kesehatan sangat penting

    makasih sob

    ReplyDelete
  4. Iya. Sangat disayangkan memang pemahaman masyarakat dan pemerintah, tentang hidup sehat.

    ReplyDelete
  5. mencegah memang lebih baik daripada mengobati.

    ReplyDelete
  6. lebih baik mencegah sebelum skit parah

    ReplyDelete
  7. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
    :)

    ReplyDelete

Silahkan Berkomentar.
Mari kita bertukar Link.
Kunjungi http://5setia.blogspot.com/2007/07/temen-kuw.html untuk LINK EXCHANGE