Monday, August 25, 2008

Tangisan Lupita


Gadis yang berdiri di sana
adalah gadis yang berbeda
Didampingi dengan pria-pria brsamurai
dan para wanita bertopeng dengan bibir merah
dia memainkan bola itu.



Tak jauh dari dirinya sekerumunan orang melihat dirinya
Terpesona, dan mengharap menjadi dirinya
Mereka hanya dapat melihat, dan berbisik membicarakannya
tapi, tak satupun dari mereka yang dapat melangkah mendekatinya.
Mereka berbeda,
Mereka hina, rendah, dan tak pantas untuk bersama gadis itu.
berbeda dengan gadis kecil yang bermain bola itu
mereka hanya berbalutkan kain yang sebenarnya tak pantas untuk dikenakan.


Berbalutkan kimono sutra
dan berbakiak kecil
gadis itu tampak seperti boneka.
Tersenyum kecil di bawah tingginya bambu-bambu itu
dia terus bermain... bermain tanpa kawan..

Taukah kalian?
kalau dia sebenarnya menangis,
ya menangis..
Menangis perih karena dilahirkan berbeda dengan anak-anak dikerumunan itu.
Menangis karena tidak bisa tertawa lepas seperti mereka.
Menangis karena tidak bisa bergabung dengan mereka,
bercanda bersama dan bermain bersama.

Dia menangis,
Dia tidak bisa berbuat apa-apa,
Dia terkekang oleh tembok yang begitu kokoh
oleh tembok kuasa,
kasta,
harta,
drajat,
keluarga,
marga,
darah,
tradisi,
dan adat

Dia hanya korban dari jaman,
Dia hanya bisa tertunduk patuh oleh tradisi,
Dia hanya bisa terdiam karena drajat,
Dia hanya bisa tersenyum karena harta,
Tapi dia tidak bisa tertawa karena bahagia.
Dia hanya bisa menangis

Ingin rasanya dia untuk memberontak, dan berteriak,
menghancurkan tembok kuasa,
kasta,
harta,
drajat,
keluarga,
marga,
darah,
tradisi,
dan adat.
Tapi ini tuntutan
Tuntutan bagi dia yang terlahir berbeda.
Tuntutan dari jaman dan tradisi.
Dia hanya bisa bertahan,.. tidak lebih,
Bertahan dengan segala penderitaan dan teriakan batinnya.
Bertahan terus sampai.......
entah,,, entah sampai kapan dia akan bertahan....



Original karya aku,, puisi ini saya buat waktu SMA sebagai tugas materi PUISI, terinspirasi dari ending song-nya kartun conan yang memakai model anak kecil berkimono mengejar bola dan memories of geisha
menurut saya ini puisi terbaik saya dan terlama saya sepanjang saya menulis puisi,,
teman-teman pun mengaguminya,, sebelum saya membacakan puisi ini, di waktu istirahat ada 2 pilihan puisi yang saya tunjukkan pada beberapa teman saya dan mereka memilih puisi ini (saya takut kalu tidak voting bakalan garing),,
Guru saya pun tersenyum ... entah senyum apa itu,,,
Tapi menurut kalian bagaimana???

22 comments:

  1. puisinya bagus, tentang putri raja jepang yaw :)

    ReplyDelete
  2. Wah, keren nehpuisisnya... BTW udah aku link ya blog kamu..

    ReplyDelete
  3. ini puisi?
    jah maaf qpin, gw lemot, ga ngerti puisi....hehehehhe...-_-"

    ReplyDelete
  4. puisi yang indah.. gak nyangka dibuat waktu qm masih sma... keren.. salam kenal ya

    ReplyDelete
  5. jangan menangis... berbeda itu malah indah.. malah unik..

    Cool poetry! (^_^)

    ReplyDelete
  6. bagusss

    mau dong dibuatin puisi

    hohoho

    ReplyDelete
  7. puisinya bagus bangett.... keren....

    ReplyDelete
  8. bagus...bagus....bagus....(walaupun rada memfitnah)
    hehe peace bro!
    yg penting koment
    kan daniel dah komen, aku gak mo kalah dunk.
    dia kan musuh qt xixixi.
    gak ding., dia teman yang baik.

    ReplyDelete
  9. bagus banget puisinya.
    aku suka bagian endingnya
    "Dia hanya bisa bertahan,.. tidak lebih,
    Bertahan dengan segala penderitaan dan teriakan batinnya.
    Bertahan terus sampai.......
    entah,,, entah sampai kapan dia akan bertahan...."

    Keren!

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. @acy -hooh,,alnya aq pengemar jepang sih
    @masenchipz -hehe,,, tp keren kan
    @eucalyptus -thx atas punjiannya,, dan thx dah dilink
    @cena -gtw juga tp puisi modern banyak yg gini
    @timur matahari -wkt sma emang banyak sahabat yang ngasi inspirasi
    @gratcia -tp dia g mengharapkan perbedaan itu,, dy kan putri raja jd g bisa bergerak bebas
    @laurencia -duh mommy kalau minta dibuati kayaknya bakal lama deh,, g ada para shabat yang bantuin ngasih pendapat tntng apa yg ingin ku jadiin puisi,,
    @daniel gm -thx atas pujiannya,, aq aja g nyangka aq bisa nulis sebagus ini
    @else -thx atas pujiannya bte finah sapa... putri raja nya,,,, kan mau dibuat mendramatisir,,, berdarah-darah dan tercabik-cabik
    @cahpesisiran -bener bgt aq juga paling senang sama endingnya,, yang entah sampai kapan itu,,, lama loh itu aq cari,, spaya gantung tp menarik,,
    @apiscerana -thx atas pujiannya

    ReplyDelete
  12. wahhhh...puitis sekali....
    cup.cup..gadis kecil jgn nangis yachhh..ada bunda disiniii

    ReplyDelete
  13. Emang romantis lo fren, sampai terkapar gue.he.he.he

    ReplyDelete
  14. aku tau pin,knp gurunya senyum2 karena nama asli dia tuh waktu kecil lupita.... he he...
    awas ya else ikut lg dibawah commentku... :)) peace sist...

    ReplyDelete
  15. wah jago puisi ya.. btw ruang komennya terlalu gelap nih, susah baca komen2nya

    ReplyDelete
  16. wah bgs bgt.aku yg lulusan sastra aja ga penah bisa bikin puisi

    ReplyDelete
  17. dibuat pas SMA ya, keren juga ui

    ReplyDelete
  18. Wah bagus tuh puisinya... tingkatin terus ya kreatifitasnya ^_^

    ReplyDelete
  19. waduhh..diriku ga bs menilai karena ga ngerti puisi-puisian..hi.hi..

    ReplyDelete

Silahkan Berkomentar.
Mari kita bertukar Link.
Kunjungi http://5setia.blogspot.com/2007/07/temen-kuw.html untuk LINK EXCHANGE