INVESTASI yang sudah TIDAK BERHARGA

Pernahkah kita berpikir kalau semua apa yang kita miliki adalah investasi berharga dari Tuhan.
Pernahkah kita berpikir semua organ tubuh kita ini adalah investasi yang sangat - sangat berharga, bahkan tidak dapat dinilai harganya karena begitu besar harganya.

***
Iya atau tidak saya selau berada dikubu iya.
Kasus pembagian zakat yang memakan korban, kasus penjualan organ tubuh manusia, kasus salah tembak yang hanya dibayar dengan kata maaf, kasus pembunuhan berantai oleh Ryan, kasus penjualan daging sampah, kasus silikon membawa kematian, etc. Semua itu membuktikan kalau tubuh manusia sudah tidak berharga lagi. Demi uang 30 ribu manusia rela memberi nyawanya (walau itu bukan disengaja), demia uang ratusan juta rupiah (entah kurang atau lebih) manusia rela menjual organ tubuhnya, akibat ego manusia korban salah tembak hanya dibebaskan uang pengobatan, sedikit uang dan kata maaf, demi uang menusia rela meracuni manusia lain, dan akibat ketidakpuasan (tidak bersyukur) manusia rela mempermak tubuhnya.
Sama sekali tidak berharga tubuh kita beserta organ - o
rgannya dimata manusia lain.
***
Semua orang menginginkan bayi mereka saat lahir memiliki organ tubuh yang lengkap, dan sehat. Tapi kenapa setiap orang tidak menghargai dan tidak bersyukur dengan apa yang dimilikinya. Bukankah Tuhan memberikan kelengkapan organ - organ tubuh kita sebagai investasi kita untuk berkegiatan. Entah dengan dalih apa orang - orang itu rela memberikan organ tubuhnya bahkan nyawa sekalipun, namun kali ini saya hanya membahas rasa tidak bersyukur kita pada investasi Tuhan pada kita. Coba pikirkan dalam benak kita apakah mungkin kita dapat berkegiatan dengan leluasa tanpa jari (menulis), tanpa kaki (berjalan), etc. Mengapa semua orang memberi lebel harga duniawi pada investasi yang diberikan Tuhan. Padahal semua macam bentuk investasi itu tidak ada nominal tetapnya akibat mahalnya harga investasi itu.
***
Pernahkah kita berpikir kalau Tuhan merancang bentuk tubuh kita dengan asal - asalan?. Tidak Tuhan merancangnya dengan penuh kasih sayang dan sesuai dengan komposisi kehidupan kita nantinya. Tapi sekarang semua itu kurang menurut kita secara duniawi sehingga rasa syukur itu sudah hampir punah dalam kehidupan kita. Apakah ada yang dapat menggantikan investasi yang berharga itu?. sama sekali tidak. Maka itu harganya begitu tak terkiranya. Namun akibat dalih yang menurut sebagian orang adalah "pantas", mereka membiarkan investasi itu berada dalam bursa efek. Yup berada di Bursa efek MAUT.


oopss hampir lupa!!!
mau say thanks nih sama mbak Else dan Acy atas awardnya.

We need friends to comfort us
when we are sad,
and to have fun with us when we are glad.
We need friends to give us good advice,
We need someone we can count on,
and treat us nice.
We need friends to remember us
one we have passed
sharing memories that will always last.
We need friends for many reasons,
all throughout the season.



Untuk sementara dipajang aja dulu ntar baru mau diteruskan....
Eit... Thanks allot lagi ya.... so much

26 komentar:

Kristina Dian Safitry said...


lho kok cuma dipajang?he..he..

Ani said...


Investasi mjd tak berharga karena cara mengelolanya yang tidak benar.....
EH tuh gambar telur emasnya menarik!

Bunda Rierie said...


hmmm kira2 bunda jadi mikir, bunda punya investasi apa yaa?

eeda said...


Tidak cukup hanya mencintai/mensyukuri apa yg Tuhan berikan pada kita. Namun juga harus menjaganya. Ga akan ada artinya kita mencintai raga yang diberikan-Nya namun tidak dijaga. Misalnya ngedrug dll yang membuat raga yang sudah sempura ini menjadi hancur berantakan

Lyla said...


wah aku mau invetasi apa ya??? investasi telur emas aja deh hehehe

Vina Revi said...


Jadi menulis lewat blog itu termasuk wujud syukur terhadap investasi dari Tuhan ya, An?

cumie said...


bersyukur banyak-banyak dibulan ramadhan.. alhamdulillah.
bakal makin banyak kejadian enggak-enggak kyknya yah, gak da lagi kepedulian tentang bersukur, mudah-mudahan cepet uang gak da lagi di dunia ini, diganti ama dollar account paypal aja wkwkwkkww jadi gk da lg yg dperbudak ama receh dan kertas-kertas bergambar itu.

alief said...


berharga atau tidak, itu tergantung dari mana sudut pandang dan cara kita mengelolanya.

Bayu Aditya said...


wah makin berat aja nih. tapi bener kok itu saking berharganya jadi ngga bisa dinilai (kecuali bagi orang2 yg memperjual belikan tubuhnya), saya juga di kubu "iya"

acy said...


manusia tanpa hati bukanlah manusia tapi binatang, karena pengontrol tindakan kita adalah hati, dengan hati kita bisa membedakan yang baik dan salah :)

cahpesisiran said...


alhamdulillah Tuhan memberikanku investasi yang tiada ternilai harganya.

papapam traffic said...


kadang manusia lupa akan kenikmatan yg diberikan Sang Pencipta..

cerita senja said...


hiks...kesehatan itu amatlah penting
hiks, takut mengingat sakit yang kemarin..tak bisa ngapangapain, badan serasa ngilu...
*halah malah aku curhat ni*

Eucalyptus said...


Dgn menjaga investasi dari Allah berarti mensyukuri nikmat Allah

Benny said...


thank artikelnya penuh dengan pencerahan..
smoga kita termasuk golongan orang2 yg bersyukur terhadap apa yang telah diberikan tuhan.

Ivana said...


yup,kita harus selalu bersyukur atas apapun yang ada

JoVie said...


wih gila...iklannya banyak banget nih...mau nulis koment dari tadi masuk ke iklan mulu....duh capek deh..
=============
btw, selamat udah dapet award....
========
investasi? duh jadi mikir nih...

elmo said...


hihi..iklannya banyak ya.. :D
investasi juga kudu dijaga ya :D

ipanks said...


jalan2 keblog ku dunk,ada sesuatu utk anda

geLLy said...


:D telurnya mau...sangt berharga mau hahahaha..

wuih postingnya mantep bngt qpin...^_^
bnyk belajar hal dr cini

RAJA GHAZALI said...


sekarang semua nya serba susah mas?....
saya aja sahur malam ini pkai indomie...
bangsa ini sudah dijajah sama indomie, semoga generasi bangsa ini terlahir berkat indomie, he...he...

indonesiadua said...


iya, kita (di indonesia) rasanya sudah pada posisi serba "salah". Sulit mencari yg "baik" dari negara ini.. :)

semoga saia salah...

dhie said...


Ach.... aku belum punya investasi apapun untuk menghadap-Nya....

Ryan said...


parcel deliveri service

http://mbah13.blogspot.com/2008/09/butterfly-10.html

parcel delivered :D

cena said...


berat bgt pin omongan lw....
seperti biasa,,,gw ga nalar, wakwakakk

def@mathholic said...


investasi kita adalah apa yang kita lakukan terhadap orang lain...


...have fun



Post a Comment

Silahkan Berkomentar.
Mari kita bertukar Link.
Kunjungi http://5setia.blogspot.com/2007/07/temen-kuw.html untuk LINK EXCHANGE


Pelanggan Kopi

| Literature | DigNow.net | Literature Blogs | Books & Literature Blogs - Blog Rankings | Top Literature blogs | Powered by  MyPagerank.Net | TopBlogues | | My BlogCatalog BlogRank | Kaltim Bloggers United |